Senin, 07 Mei 2018

Sistem Pemasaran Tanaman Hias Terpilih

Pemasaran merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai tujuan usaha dalam rangka mendapatkan laba yang direncanakan. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam menjalankan kegiatan pemasaran suatu produk antara lain jenis produk, persaingan produk, kebutuhan pasar, tujuan pemasaran dan hal lain yang berhubungan dengan produk itu sendiri seperti: harga jual, kualitas dan kemasannya.

  Perlu dilakukan strategi yang tepat untuk menunjang keberhasilan pemasaran produk. Salah satu strategi pemasaran yang bisa digunakan untuk produk makanan awetan dari bahan hewan adalah 4p, yaitu product (produk), Price (Harga), Place (Tempat) dan Promotion (Promosi).

  • Product (Produk)
  Beberapa hal yang penting diperhatikan mengenai produk adalah: (i) kualitas yang mampu menjawab dan memuaskan keinginan konsumen, (ii) kuantitas yang sanggup memenuhi kebutuhan pasar, (iii) penciptaan produk baru yang inovatif sesuai keinginan konsumen, (iv) penciptaan nilai tambah pada produk, dan (v) penciptaan produk yang mempunyai daur hidup (life cycle) panjang (jangan cuma booming sesaat)

  Pengembangan produk budi daya tanaman hias yang telah diperkenal-kan, adalah untuk menjawab beberapa hal tersebut di atas. Perbaikan kualitas produk yang mempunyai daya simpan lebih lama, serta kemasannya yang lebih baik di harapkan dapat menjadi produk tanman hias yang lebih baik dan banyak diminati oleh konsumen.
  • Price (Harga)
  Pada penetapan harga produk, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan di antaranya, yaitu: (i) mempertimbangkan harga pokok produksi, (ii) menyesuaikan harga produk dengan pasar yang kita bidik, dan (iii) melakukan perbandingan harga dengan produk sejenis yang sudah ada di pasar.

  Pada produk Budi daya tanaman Hias yang dicontohkan pada bab ini, penetapan harga didasarkan pada harga pokok produksi dan harga produk pesaing.
  • Place (Tempat)
  Beberapa pertimbangan dalam penetapan tempat menjual produk bisa dilakukan sebagai berikut: (i) lokasi penjualan sebaiknya yang mudah dijangkau konsumen, (ii) lokasi penjualan yang memiliki fasilitas yang memuaskan konsumen dan (iii) lokasi yang mempunyai nilai tambah: ada arena bermain anak dan keluarga, suasana belanja dan bertamasya, konsep "one stop shopping".

  Produk budi daya tanaman hias yang dijadikan contoh pada bab ini dapat dijual di tokok khusus bunga, toko yang menerima pesanan rangkaian bunga, kerja sama dengan hotel dan restoran (biasanya setiap hotel atau restoran menyajikan bunga di sudut ruangannya dan/atau di setiap kamar khusus untuk hotel.
  • Promotion (Promosi)
  Beberapa saluran promosi yang bisa digunakan dalam membantu meningkatkan penjualan produk, bisa melalui media sosial, blog dan/atau website. Juga bisa dengan mengikuti bazar-bazar yang banyak dilakukan berbagai instansi/organisasi di lingkungan sekitar.

  Bentuk pemasaran bisa langsung atau tidak langsung, disesuaikan kebutuhan dan kondisi. Pemasaran langsung menurut Direct Marketing Assocation adalah sistem pemasaran interaktif yang menggunakan satu atau lebih media iklan untuk menghasilkan tanggapan dan/atau transaksi yang dapat diukur pada suatu lokasi. Pemasaran langsung biasanya menggunakan saluran langsung ke konsumen (Consumer direct) untuk menjangkau dan menyerahkan barang dan jasa kepada pelanggan tanpa menggunakan perantara pemasaran.

  Pemasaran langsung untuk produk budi daya tanaman hias dapat menggunakan berbagai saluran untuk menjangkau calon pembeli dan pelanggan. Saluran itu seperti berikut.

  1. Penjualan tatap muka: adalah kunjungan penjualan lapangan.
  2. Pemasaran surat langsung: terdiri atas pengiriman tawaran, pemberitahuan, pengingat, atau barang-barang lain kepada mail, e-mail, dan voice mail.
  3. Pemasaran melalui katalog: terjadi ketika perusahaan mengirimkan satu atau lebih katalog produk kepada penerima yang terpilih.
  4. Telemarketing: menggambarkan penggunaan operator telepon untuk pelanggan baru, untuk berkontak dengan pelanggan yang ada guna mengetahui dengan pasti level kepuasan pelanggan, atau untuk mengambil pesanan.
  5. TV dan media dengan tanggapan langsung lain: tiga cara tv dalam mempromosikan penjualan langsung: iklan tanggapan langsung, saluran belanja di rumah, dan videotxt dan tv interaktif.
  6. Pemasaran melalui kios: berupa mesin penerima pesanan pelanggan.
  7. Saluran Online Saluran terbaru dari pemasaran langsung adalah saluran elektronik. Istilah perdagangan elektronik (e-commerce) menggambarkan satu varietas luas dari perangkat lunak atau sistem komputer elektronik, seperti pengiriman pesanan pembelian kepada pemasok melalui elektronik data interchange (EDI), penggunaan faks dan e-mail untuk melakukan transaksi; penggunaan ATM, kartu smart untuk memudahkan pembayaran dan mendapatkan uang tunai secara digital; dan penggunaan internet dan layanan online.
   Budi daya tanaman hias tentu memerlukan media yang tepat untuk sarana promosi produknya. Media promosi yang bisa digunakan untuk pemasaran produk khas daerah ini di antaranya adalah sebagai berikut.
  • Pertemuan Rutin
  Pertemuan rutin pada area paling kecil, misalnya RT/RW dan/atau komplek perumahan bisa dijadikan media promosi tanaman hias yang efektif. Jadi, bisa dilakukan izin promosi pada pertemuan tersebut. Pertemuan rutin itu bisa pertemuan PKK, dharma wanita, arisan dan lainnya.
  • Pameran/Bazar
  Saat ini banyak sekali diselenggarakan pameran/bazar, baik oleh instansi/departemen tertentu, maupun pihak swasta dan perorangan. Ajang ini bisa digunakan untuk media promosi tanaman hias yang baik. Biaya yang dikeluarkan juga biasanya tidak terlalu besar, masih sangat terjangkau oleh skala usaha kecil dan menengah (UMKM).
  • Media Sosial
  Keberadaan media sosial saat ini sudah begitu menjamur, dimana berbagai kalangan sudah sangat familiar dengan facebook, twitter, instagram dan lainnya. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan untuk media promosi yang efektif dan efisien.

sumber: https://www.firde7.xyz/2017/01/prakarya-dan-kewirausahaan-pemasaran_10.html

Sistem Produksi Tanaman Hias Terpilih

1.       Pengertian Produksi dan Proses Produksi Budidaya Tanaman Hias
Produksi dalam budidaya tanaman hias adalah kegiatan mengolah atau meningkatkan mutu sebuah tanaman hias agar menjadi lebih baik lagi.Proses produksi merupakan suatu cara atau metode yang digunakan dalam mengolah atau meningkatkan mutu sebuah tanaman hias dengan menggunakan faktor-faktor yang ada seperti teknik, bahan, dan alat.
o   Teknik Perawatan
Untuk perawatannya sendiri biasanya tidak begitu sulit. Yang penting, jangan ekspos tanaman pada cahaya matahari yang terlalu sering. Buatlah semacam penyaring atau peneduh tidak langsung atau letakkan pot-pot tanaman hias pada lingkungan yang agak teduh. Untuk perawatan lain seperti penyiraman dan pemupukan, sebaiknya siram tanaman secukupnya dan jangan berlebihan untuk menghindari pembusukan akar. Waktu penyiraman biasanya pada pagi atau sore hari. 
Untuk pemupukan sendiri, biasanya tanaman diberikan pupuk kompos atau pupuk tambahan buatan pabrik bila diperlukan. Selain itu, tanaman bisa disemprot cairan insektisida untuk menghindarkannya dari gangguan serangga-serangga perusak tanaman atau dengan penyemprotan cairan pengkilap daun (untuk jenis-jenis tanaman hias yang mengandalkan keindahan daunnya).
o   Bahan
Wadah tanaman
Karena tanaman hias biasanya tidak memakan tempat yang cukup luas,
maka pot biasanya dipilih sebagai wadah. Pilihlah pot yang sekiranya sesuai dengan jenis
tanamna yang hendak ditanam. Semisal tanaman hias yang ditanam adalah jenis bunga
bungaan kecil atau suplir

Media penanaman
Diperlukan kesesuaian antara jenis tanaman hias yang hendak ditanam dengan media tanamyang digunakan. hal ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan tumbuh kembangtanaman hias yang dibudidayakan. Sejauh ini,  ada 2 macam media tanam yang digunakanyakni media berbahan organik serta anorganik.

• Bahan organik
Bahan yang tergolong dalam kategori organik biasanya berasal dari makhluk hidup, sepertibatang-batang pohon, buah, daun, dan lain sebagainya. Keunggulan bahan organik terletakpada komposisinya yang memiliki banyak kandungan unsur hara sebagai unsur yangdibutuhkan tanaman.Beberapa jenis bahan organik yang dapat dijadikan sebagai mediatanam, diantara nya arang, arang sekam, cacahan pakis, kompos, moss, sabut kelepa
(cocopeat), pupuk kandang, dan humus.

• Bahan anorganik
Bahan anorganik merupakan bahan yang memiliki kandungan mineral cukup media tanammisalnya pasir, kerikil, gel, batu, pecahan batuan, spons, dan sebagainya. 

Pemilihan tanaman
Untuk pemilihan tanaman, bagi pemula sebaiknya memilih jenis tanaman yang tak terlalu sulit. Jangan memilih jenis tanaman yang sensitif dan membutuhkan perawatan khusus.

2.       Proses Budidaya Tanaman Hias
Pertama anda harus benar-benar menyiapkan lahan yang sudah kosong atau disiangi dari rumput, perhatikan kegemburan tanah, ciri-ciri tanah yang gembur bila dia diangkat dengan jari yang renggang maka tanah itu akan berjatuhan kembali. dalam budidaya tanaman di tahap awal sebainya jangan terlalu banyak menggunakan pestisida.
Langkah berikutnya dalam budidaya tanaman ini siapakan bibit yang akan disemai, pilihlah bibit yang baik, gunakan air dalam wadah untuk menguji tingkat mutu bibit, semakin sedikit bibit yang mengapung maka semakin baik kualitas benih/ bibit tanaman itu. itu kunci kedua dalam budidaya tanaman.
Selanjutnya dalam budidaya tanaman juga harus diperhatikan jarak tanam, tumbuhan muda memiliki jarak taam yang lebih rapat dibandingkan dengan tumbuhan tua, seperti sawi akan lebih rapat jarak tanamnya dibandingkan dengan cabai. Inagat dalam cara budidaya tanaman bukan mengutamakan kuantitas tapi utamakanlah kualitas.
Bila kita ingin melakukan budidaya tanaman bunga atau tanaman hias maka sebaiknya pilih bibit bunga yang dijual dalam kemasan aluminium foil, ini jauh lebih terbukti menjaga kualitas bibit bunga tersebut. Benih/ bibit merupakan faktor utama dalam keberhasilan budidaya tanaman.
Tahap berikutya yang paling penting dalam budidaya tanaman ini adalah mencegah hama/ pencegahan hama tanaman. Mencegah timbulnya hama akan lebih baik daripada harus mengatasi hama yang datang. Budidaya tanaman yang baik sanagt mengutamakan kesehatan lingkunagan, jadi gunakanlah pestisida secukupnya saja, dan perhatikan label pestisida ang anda beli, pastikan memiliki logo ramah lingkingan dan mudah didaur ulang. ini sangat penting dalam menciptakan budidaya tanaman modern.
Budidaya tanaman penangan pasca panen sering kali mengalami kegagalan karen kesalahan dalam memilih jenis tanaman yang akan ditanam, banyak sekali masyarakat rugi karena menanam tanaman yang harganya tidak stabil. sehingga mengalamai kerugian total pada kegiatan budidaya tanaman ini. 

sumber: http://dianslam.blogspot.co.id/2014/04/budidaya-tanaman-hias.html

Jenis Usaha Tanaman Hias Terpilih

Saat ini model bisnis sudah mulai banyak. Mulai dari jenis bisnis mainstream hingga bisnis online. Modelnya pun sudah bermacam-macam. Beberapa bisnis tersebut ada yang bertahan lama, tapi tidak sedikit juga yang mati karena tidak berprospek bagus atau hanya bisnis musiman, misalnya bisnis batu akik. Lantas bisnis tanaman hias yang paling menguntungkan apa?
Dari beberapa pilihan bisnis yang beredar, sangat banyak bisnis yang sebenarnya sangat menguntungkan dan memiliki prospek yang cerah. Namun sayangnya kurangnya inisiatif dari para pengusaha muda dan keterbatasan informasi yang ada, maka peluang bisnis tersebut hanya menjadi sebuah “bola mati”.
Mengapa saya sebut “bola mati”? karena seperti halnya dalam sepakbola, bola tersebut sudah dalam posisi “menendang” yang bagus tapi ironisnya tidak ada eksekutor yang tepat untuk mengambil peluang itu.

BISNIS TANAMAN HIAS YANG PALING MENGUNTUNGKAN

Jika orang bertanya pada saya, peluang bisnis apa yang menguntungkan? maka akan saya jawab; “banyak usaha yang bagus ada pada bisnis tanaman hias”. ya, bisnis ini belum banyak yang menggelutinya secara professional, padahal potensinya cukup besar. Mulai dari puluhan hingg ratusan jta perbulannya bisa dihasilakn dari bisnis ini.
Disini saya akan berikan beberapa usaha tanaman hias yang menguntungkan dan berprospek cerah, 6 diantaranya yaitu:

1. USAHA TANAMAN HIAS BUNGA MAWAR

Tidak dipungkiri lagi, bisnis bunga mawar menjadi bisnis tanaman hias yang paling menguntungkan. Bagaimana tidak, dalam usaha tanaman hias bunga mawar setidaknya ada 3 model usaha. Yaitu; penjualan bibit bunga mawar, penjualan bunga mawar dalam pot, dan yang paling banyak dicari yaitu bisnis bunga potong bunga mawar.
usaha bunga mawar dinilai memiliki prospek cerah
Bahkan katanya ada pengusaha yang bisa meraup 20 juta dalam sebulan hanya dari bisnis bunga mawar potong rumahan saja. Tidak tanggung-tanggung, potensi usaha tanaman hias bunga mawar bisa mencapai ratusan juta per bulannya.
Tapi masih ada loh potensi bisnisnya yang jauh lebih besar. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai bisnis bunga mawar, silahkan membaca 5 Peluang Bisnis Bunga Mawar

2. BISNIS TANAMAN HIAS BUNGA ANGGREK

Saingan bunga mawar sebagai tanaman hias favorit masyarakat. Bahkan di Indonesia, anggrek lebih sering dijumpai di rumah-rumah ketimbang bunga mawar. Karena banyaknya penggemar bunga inilah sehingga bisnis bunga anggrek menjadi salah satu bisnis tanaman hias yang menguntungkan.
peluang bisnis tanaman hias bunga anggrek selalu terbuka lebar
Setidaknya bisnis bunga mawar memiliki 2 model usaha, yaitu penjualan bibit bunga anggrek dan penjualan bunga anggrek yang sudah dewasa. Potensi bisnis tanaman anggrek juga sangat besar. Walau begitu, potensinya masih di bawah bunga mawar karena bunga anggrek tidak dijual sebagai bunga potong
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai bisnis tanaman anggrek, silahkan membaca Prospek Bisnis Tanaman Anggrek yang Menjanjikan

3. USAHA TANAMAN HIAS BUNGA MATAHARI

Siapa bilang hanya anggrek dan mawar yang menjadi favorit tanaman hias? Bunga matahari memiliki penggemar tersendiri sebagai tanaman hias. Warnanya yang cerah menjadi pemikat hati pencinta bunga. Mudahnya perawatan bunga matahari pun menjadi keunggulan tersendiri.
peluang usaha bunga matahari sangat besar
Potensi bisnis bunga matahari sebagai tanaman hias memang masih kalah dibanding bunga anggrek dan bunga mawar. Mungkin hanya puluhan juta perbulannya.
Tapi ada potensi bisnis tanaman hias bunga matahari yang mengalahkan bunga-bunga lainnya. Untuk mengetahuinya silahkan baca disini 3 Peluang dan Prospek Bisnis Bunga Matahari

4. USAHA TANAMAN HIAS BUNGA MELATI

Inilah salah satu bunga yang juga memiliki paling banyak penggemar selain bunga mawar dan anggrek. Keindahan dan bentuknya yang elegan menjadi pemikat tersendiri. Potensi bisnis bunga melati sebagai tanaman hias juga cukup besar seperti bunga mawar.
bunga melati memiliki peluang usaha tanaman hias dan sebagai bahan baku industri
Setidaknya untuk bisnis tanaman, bunga melati setidaknya mempunya 3 model usaha, yaitu; penjualan melati sebagai bibit, penjualan melati sebagai tanaman hias, dan yang terakhir penjualan bunga melati sebagai bunga potong (biasanya untuk keperluan acara/ bunga tabur)
Masih ada potensi bunga melati yang lebih besar loh, makanya wajib baca 3 Peluang dan Prospek Bisnis Bunga Melati

5. BISNIS TANAMAN HIAS BUNGA KAMBOJA

Bunga yang cenderung dikeramatkan orang-orang dan menjadi lambang kematian, bunga kamboja. Bunga ini sering ditemukan di pemakaman-pemakaman umum. Hal itulah yang membuat bunga ini malah bergeser menjadi bunga “kematian”.
bunga kamboja mempunyai peluang-usaha yang menguntungkan
Padahal sebenarnya bunga kamboja tidak kalah indahnya dengan tanaman hias bunga yang lainnya. Potensi bisnisnya pun cukup besar. Bisa dilakukan penjualan bibit bunga kamboja, pohon bunga kamboja, hingga kamboja bonsai.
Sebenarnya masih ada lagi potensi bisnis bunga kamboja yang sangat menguntungkan. Silahkan baca disini 4 Peluang Bisnis Bunga Kamboja Beserta Tipsnya

6. USAHA TANAMAN HIAS POHON BONSAI

Bisnis pohon bonsai menjadi bisnis tanaman hias yang paling menguntungkan. Harganya yang mahal dan pelanggannya yang merupakan orang-orang dari kalangan ekonomi menengah keatas tentu menjadi sebuah nilai plus. Kelebihan lainnya yaitu tanaman hias bonsai bisa dari berbagai macam tanaman.
usaha tanaman hias bonsai sangat menjanjikan keuntungan besar
Potensinya sangat besar, ratusan juta hingga miliaran bisa dihasilkan dari penjualan bonsai ini jika anda benar-benar sudah mempunya jaringan bisnis yang bagus. Model variasi pohon bonsai pun cukup banyak. Mulai dari pohon kelapa, bunga azalea, bunga kamboja, bunga bougenville, pohon cemara dan lain sebagainya, bisa menjadi tanaman bonsai.
7. Usaha sewa tanaman hias
Sekarang banyak sekali yang membutuhkan tanaman hias dalam sebuah acar atau event. Biasanya yang paling sering yaitu acara pernikahan atau ritual keagamaan.
Nah, karena hal itulah maka bisnis sewa tanaman hias ini cukup berprospek bagus.
Anda yang memiliki jiwa bisnis harus bisa memanfaatkan peluang ini.
sumber: http://pesonataman.com/bisnis-tanaman/bisnis-tanaman-hias-yang-paling-menguntungkan/

Membuka Toko Tanaman Hias Sendiri

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, bisnis tanaman hias masih menjadi bisnis yang sangat potensial di masa yang akan datang.  Namun jika Anda ingin serius menekuni bisnis ini, sebaiknya Anda pelajari terlebih dahulu seluk belum bisnis ini dengan baik. Selain itu, persiapkan semuanya agar Anda tidak terjebak hanya pada trend bisnis tanaman hias yang terkadang bersifat sesaat.
Pada dasarnya, persiapan dalam membuka suatu usaha hampir sama, hanya pada beberapa pokok yang sedikit berbeda. Untuk urusan hobi jadi bisnis seperti pada umumnya permulaan bisnis tanaman hias ini, Anda harus memperhatikan beberapa persiapan khusus. Coba perhatikan beberapa poin penting di bawah ini agar lebih mudah dalam memulai bisnis tanaman hias.

1. Pengetahuan yang Cukup Tentang Tanaman Hias

Sulit rasanya jika Anda ingin membuka usaha pada bisnis tanaman hias namun sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang tanaman itu sendiri. Mungkin semua bisnis juga seperti itu, namun dalam kaitannya dengan bisnis tanaman hias, tidak bisa ditunda lagi.
Anda harus memiliki pengetahuan dasar yang mumpuni untuk memulai membuka usaha tersebut. Karena jika tidak memiliki dasar pengetahuan yang cukup tentang tanaman hias, tidak menutup kemungkinan tanaman hias yang akan Anda jadikan bisnis bisa layu atau bahkan bisa mati sebelum terjual.
Saran saya, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai tanaman hias. Bagaimana cara merawatnya, bagaimana cara menjadikannya lebih indah dan lainnya. Anda bisa browsing, atau lebih mantab lagi jika Anda langsung berguru pada ahli atau yang sudah berpengalaman. Itu akan lebih memudahkan Anda dalam membuka bisnis tanaman hias ini.


2. Lokasi yang Strategis

Lokasi bisa menjadi salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis tanaman hias. Sudah tentu lokasi yang potensial adalah lokasi yang ramai atau mudah dijangkau oleh calon konsumen. Namun jika terpaksa Anda tidak memiliki lokasi seperti kualifikasi tersebut, Anda bisa memanfaatkan yang ada terlebih dahulu.
Anda bisa memanfaatkan rumah Anda sebagai lokasi usaha untuk sementara waktu. Pertimbangkan luas area yang akan Anda manfaatkan untuk usaha. Karena berbisnis tanaman hias sedikit membutuhkan area yang lebih luas sebagai tempat memajang tanaman Anda.
Selain pertimbangan di atas, yang perlu Anda perhatikan juga adalah kesesuain suhu daerah Anda dengan tanaman hias yang akan Anda kelola. Jika tanaman tidak cocok dengan suhu, maka bisa dipastikan tidak akan maksimal atau bahkan bisa sampai mati.

3. Perhatikan Pemilihan Jenis Tanaman Hias

Pemilihan yang tepat bisa menjadikan bisnis tanaman hias bisa langgeng dan tetap eksis. Ada banyak jenis tanaman hias yang bisa menjadi komoditi bisnis yang menjanjikan. Jika misalnya Anda menentukan bunga sebagai bisnis yang akan Anda tekuni, maka pilihlah bunga yang memiliki daya jual stabil dan tidak hanya musiman semata. Selain itu, karena Anda masih pada tahap memulai, biaya perawatan dalam merawat tanaman hias juga bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.
Atau jika dirasa terlalu berat dalam mengelola beberapa jenis bunga sekaligus, Anda bisa memulainya dengan fokus terlebih dahulu dengan satu atau dua jenis tanaman hias. Baru setelah dirasa ada perkembangan yang bagus, Anda bisa menambah jenis tanaman hias baru.


4. Persiapkan Media Tanam Untuk Tanaman Hias
Media tanam adalah hal utama dalam berbisnis tanaman hias. Media tanam yang berkualitas akan bisa menjaga tanaman Anda tetap subur dan segar. Jadi Anda harus memahami juga berapa kebutuhan media tanam untuk tanaman yang Anda persiapkan.
Seberapa besar kebutuhan akan media tanam, bagaimana efisiensi dan efektifitasnya juga harus Anda ketahui dengan seksama. Jika Anda sudah mampu membuat media tanam sendiri, itu akan jauh lebih bagus dan bisa lebih meminimailisir biaya dalam persiapan bisnis tanaman hias.
Itulah sedikit tips sederhana untuk persiapan Anda jika ingin menekuni bisnis tanaman hias. Pastikan semuanya sudah tersiapkan dengan matang agar ketika Anda memulainya sudah tidak ada lagi ganjalan yang dirasa masih kurang dalam persiapan.

sumber:https://www.maxmanroe.com/ingin-menjalankan-bisnis-tanaman-hias-inilah-4-syarat-suksesnya.html

Penjualan Tanaman Hias Dengan Kreatif

Berjualan tidak hanya sekadar laku barang yang dijual, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara untuk memasarkannya. Seperti penjual tanaman hias, tak hanya sekadar ada transaksi jual beli saja, namun menjual tanaman untuk hiasan ini harus memiliki kreativitas dan inovasi, sehingga para pembeli tertarik untuk datang membeli.
Seperti para pedagang tanaman hias di Jalan Veteran, Susi mengatakan, ia selalu membuat kreativitas supaya pengunjung tertarik dengan tanaman hias yang ia jual, salah satunya ia sekarang ini memajang tanaman seperti bunga anggrek, bunga kaktus, dan bunga-bunga lainnya di sebuah tiang yang ada kawat besi melingkar, dari gabungan lingkaran tersebut memiliki sudut.
Satu tiang berisi sekitar 4 hingga 5 rak dari atas ke bawah, dan setiap rak biasanya berisi sekitar 5 sampai 8 lubang yang nantinya dapat ditempati pot-pot bunga. "Ini kan membentuk sudut, jadi kalau dilihat dari sisi atau sudut di sini akan nampak bunga anggrek, kalau dari sisi sini terlihat anggrek bulan. Sehingga jika dipandang dari bebera sudut yang berbeda akan kelihatan bagus," tutur wanita yang berjualan sejak tahun 2010.
Selain itu, ia memilik sekitar empat petak lahan yang diisi berbagai jenis tanaman. Namun untuk penataannya ia sesuaikan dengan jenis tanaman tersebut, misalnya tanaman yang berpohon ditempatkan di pinggir sendiri, bunga anggrek akan diletakkan bersama bunga anggrek lainnya dibuat bergantungan. "Ini tanaman saya taruh sesuai jenis bunganya, jadi kelihatan bagus," imbuh Susi.
Kemudian, ia juga memberi jarak antara jenis bunga satu dengan yang lain, sehingga ada jalan yang dapat dilalui pembeli yang ingin memilih tanaman tersebut. Dari hasil penjualan bunga ia bisa mendapatkan hasil sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta perhari.
Sedangkan di tempat yang berbeda, Ira menyampaikan, untuk menarik pengunjung selain memberi jarak atau jalan yang dapat dilalui, biasanya ia meletakkan tanaman yang sedang berbunga ditaruh bagian paling depan. "Seperti itu bunga mawar yang sedang berbunga, saya tempatkan di baris paling depan supaya telihat indah," tutur wanita asal Desa Banjarsari tersebut.
Ia juga menambahkan, jika keadaan sepi biasanya ia bisa mendapatkan uang Rp1 juta perhari. "Namun jika ramai bisa mencapai sekitar Rp3 juta," tutup Ira.

sumber: https://kumparan.com/blokbojonegoro/jual-tanaman-hias-butuh-kreativitas

Pengenalan Tanaman Hias Melalui Media Sosial

Bagi pengusaha Tanaman Hias yang serius mengembangkan bisnis Tanaman Hias, mereka menyadari bahwa aktivitas pemasaran dan promosi usaha Tanaman Hias harus dilakukan lewat berbagai cara untuk mencapai kesuksesan. Di halaman ini, kami akan memberikan 50 cara mempromosikan usaha Tanaman Hias agar usaha Tanaman Hias tersebut mencapai kesuksesan.
Namun sebelum kami menjelaskan lebih jauh, izinkan kami memberikan penjelasan sedikit tentang Strategi Pemasaran. Pemasaran (menurut Wikipedia) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
1. Tempat yang strategis (place),
2. Produk yang bermutu (product),
3. Harga yang kompetitif (price), dan
4. Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen:
1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
2. Biaya konsumen (cost to the customer),
3. Kenyamanan (convenience), dan
4. Komunikasi (comunication).
Saat ini ada satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan oleh banyak orang, yaitu berpromosi online melalui website. Anggaplah website adalah markas besar untuk bisnis Tanaman Hias Anda. Maka dengan adanya website, melalui cara-cara promosi yang akan segera kami sebutkan ini, Anda akan mempromosikan website sekaligus mempromosikan usaha Tanaman Hias. Dimana di website tersebut akan berisi produk, harga, layanan, alamat, testimoni, dan lain sebagainya. Mengapa demikian? Karena seharusnya website akan mendukung bisnis Tanaman Hias jika diintegrasikan antara promosi offline dan online.
Berikut beberapa alasan mengapa promosi website untuk Tanaman Hias perlu juga dilakukan secara offline dan online:
  1. Tidak semua calon konsumen potensial memiliki waktu untuk mencari website Anda, bahkan mungkin tidak mau susah-susah mencari. Ketika website Anda diingat pertama kali, maka mereka akan mencari cara untuk dapat mengakses website Anda dan jika beruntung, terjadilah transaksi.
  2. Tidak semua orang yang biasa menggunakan internet sekalipun mengerti cara memanfaatkan search engine untuk memenuhi kebutuhan mereka, bahkan mungkin tetap bertanya orang di sekitar mereka. Sehingga, jika Anda beruntung website Anda-lah yang akan diakses, dan terjadilah transaksi.
  3. Kini untuk menaikkan ranking di search engine sudah semakin ketat persaingannya sehingga kecil kemungkinan bagi calon konsumen untuk menemukan website Anda. Jika website Anda sudah ada di benak mereka, maka mereka tidak perlu lagi mencari apa yang mereka butuhkan melalui search engine.
  4. Hukum probablilitas untuk pemasaran berlaku. Semakin banyak orang mengenal website Anda melalui berbagai macam cara promosi, maka akan semakin banyak calon-calon konsumen yang akan menjadi konsumen serius.
  5. Dimana ada kesempatan bertemu dengan kesiapan, disitulah keberuntungan berada. Ungkapan ini mungkin cocok bagi Anda yang mempromosikan website melalui berbagai macam cara.

Ilustrasi Integrasi Promosi Offline dan Website (online)
Promosi (menurut Wikipedia) adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan. Tujuan promosi diantaranya adalah:
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
3. Untuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.
Nah, dari ketujuh tujuan promosi diatas, berikut adalah 50 teknik promosi website yang nantinya akan berisi profil bisnis Tanaman Hias Anda. Sehingga, begitu mereka mengakses website Anda, Anda juga sekaligus mempromosikan usaha Tanaman Hias Anda di website tersebut.
Ketika melakukan aktivitas promosi yang kami sebutkan dibawah, jangan lupa untuk selalu memberitahukan alamat website Anda ke calon konsumen Anda.
1. Memasang iklan baris di koran.
2. Memasang iklan di buku telepon (yellow pages).
3. Menyebarkan katalog promosi dan iklan di pusat perkulakan.
4. Mendekati calon konsumen lewat telepon secara aktif.
5. Mendatangi langsung konsumen yang potensial.
6. Berpromosi lewat surat (direct mail).
7. Menjadi pembicara di seminar, dan bicarakan hal-hal yang hanya dikuasai.
8. Menjadi pembicara tamu acara dialog di radio.
9. Membuat data konsumen lengkap dengan alamat dan kontaknya. Jaga terus agar tetap up to date.
10. Membangun citra perusahaan dengan kop surat yang menarik.
11. Merancang brosur yang menjelaskan keuntungan produk.
12. Mengembangkan cara pemesanan lewat jarak jauh (delivery) seperti lewat surat, email, SMS, Telpon, BBM atau media lainnya
13. Membuat tempat khusus untuk memamerkan usaha Tanaman Hias
14. Merancang pemasaran jarak jauh (telemarketing)
15. Membuat logo perusahaan sesuai dengan citra yang dibangun
16. Menerbitkan bulletin yang berkaitan dengan usaha yang dimiliki, paling tidak 3 bulan sekali
17. Mencetak kalender dan membagikannya sebagai souvenir.
18. Membuat kampanye sosial yang berkaitan dengan bisnis Tanaman Hias.
19. Membuat stiker dengan logo dan slogan perusahaan dan membagikannya
20. Membuat kaos dengan logo dan nama perusahaan lalu membagikannya.
21. Menjajaki promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
22. Memasang iklan di media cetak mingguan atau bulanan seperti majalah, bulletin, atau tabloid.
23. Memanfaatkan promosi patungan untuk menghemat biaya promosi
24. Berterimakasih pada konsumen dengan mengirimi surat
25. Menjaga hubungan dengan konsumen dengan mengirimkan kartu ucapan
26. Memasang profil perusahaan di Koran dan majalah yang biasa di baca calon konsumen sasaran
27. Menyewa agen periklanan atau humas (Public Relation)
28. Menyelenggarakan kontes atau sayembara yang bersifat promosi
29. Menyelenggarakan seminar yang khusus membahas produk atau jasa yang ada di perusahaan
30. Menyelipkan brosur, katalog promosi atau bahan promosi lain ke dalam tagihan yang dikirim
31. Mencari calon konsumen di pameran-pameran.
32. Mencari calon konsumen di perkumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan bisnis Tanaman Hias
33. Menari calon konsumen di seminar-seminar.
34. Mencari konsumen potensial di majalah atau koran
35. Mengemas brosur, daftar harga, dan surat menyurat dalam tempat khusus untuk konsumen.
36. Memasang papan penunjuk yang mengarahkan ke kantor Anda.
37. Menyebarkan brosur yang diselipkan di wiper kaca mobil.
38. Mencetak kalimat bersifat promosi pada kertas promosi atau amplop.
39. Memasang logo dan nama perusahaan di kendaraan perusahaan.
40. Membuat daftar produk, lengkap dengan gambar.
41. Menyiapkan video tentang profil perusahaan.
42. Menyiapkan proposal yang ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan konsumen.
43. Menyiapkan contoh produk gratisan.
44. Menyediakan kesempatan pada calon konsumen untuk melihat-lihat proses produksi.
45. Mensponsori acara amal.
46. Menyebarkan kartu nama ke kenalan, saudara, teman, atau siapa saja.
47. Membuat mug dan membagikannya sebagai cinderamata
48. Membuat topi sebagai hadiah
49. Menerbangkan balon berisi logo perusahaan pada acara-acara tertentu
50. Beriklan di media elektronik seperti radio dan televisi
51. Pasang papan iklan di reklame, halte bus, dan tempat-tempat strategis
Demikianlah 51 cara promosi bisnis Tanaman Hias dan strategi pemasarannya. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi Anda dalam menjalankan usaha Tanaman Hias. Apabila Anda tertarik, kami siap membantu membangun website untuk usaha Tanaman Hias Anda.
Bersama kami para pelaku bisnis Tanaman Hias dapat melakukan memanfaatkan media online tanpa harus menguasai seluruhnya ilmu-ilmu (web design dan programming) yang bagi kebanyakan orang rumit dan butuh waktu lama untuk mempelajarinya.
Kami akan membantu Anda mengembangkan desain layout website, mendaftarkan domain dan hosting. Semua informasi dari Anda, baik berupa teks maupun gambar akan kami tuangkan dalam karya menjadi sebuah website yang menarik, interaktif dan bisa di akses di seluruh dunia setiap saat selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu dan 30 hari dalam sebulan. Bandingkan dengan toko atau kantor yang hanya bisa diakses oleh calon konsumen selama 8 jam sehari, 6 hari seminggu, dan 24 hari sebulan. Sangat masuk akal jika semakin banyak waktu profil bisnis kita diakses, maka akan semakin banyak pula peluang untuk mendapatkan konsumen baru.
Jika Anda sudah siap, segera mengisi Form Request Proposal. Setelah kami menerima Request Proposal, kami segera mengirimkan Proposal Penawaran Terbaik ke email Anda secara detail berdasarkan informasi yang kami terima dari form Request Proposal. Segera isi form Request Proposal sekarang juga.

sumber: http://www.beresweb.com/50-cara-promosi-bisnis-tanaman-hias-dan-strategi-pemasarannya/